![]() |
| https://dustylorraine.files.wordpress.com |
Bersama udara dingin yang menyejukkan. Dengan perpaduan langit jingga-biru. Ramai suara supersiswa mempersiapkan makan malamnya. Subhanallah Alhamdulillah .. suasana indah nan menentramkan. Terlepas semua penat yang mengukung diri siang tadi.
Allah, terimakasih untuk selalu di sini. Terimakasih untuk selalu mengingatkanku. Terimakasih untuk menguatkan pundak ini bersama segala ujian yang mendewasakanku. Terimakasih atas kejutan demi kejutan yang tak jarang membuat bahagiameter ku melambung hingga 100%. Allah, Filda sayang Allah :)
Sesi work out minggu lalu, elbow plank untuk yang ke sekiain kali. Tanpa sadar, mulutku mengucapkan bismillah .. dan seseorang di sebelahku berkata “haha, emang nek moco bismillah bakal luwih kuat?” . Haha aku tau ini bercanda. But I will say yes for that question.
Akhir akhir ini rasanya dekaat sekali. Ada sebuah hadis yang intinya jika kita mendekat beberapa langkah, maka Allah akan mendekat kepada kita lebih dekat lagi. Beberapa waktu ini, ketika memutuskan menjalani hari seorang diri, menjomblo lagi, dan minta maaf pada Allah, sering sekali seperti Allah yang mengingatkanku.
Suatu kali aku lelah sekali, sengaja ingin sholat isya di akhir waktu (bersama tahajud niatnya) tapi sepertinya Allah tak ingin aku mengakhirkannya. Di tengah malam aku terbatuk-batuk hingga sadar dari tidur. Dalam hati ah ya, Allah tidak suka aku mengakhirkan sholat.
Suatu ketika, uang beasiswaku benar-benar habis. Orang tua ku di sana belum bisa mengirim uang. Tak bisa berpuasa karna ketika bangun tidur aku minum air putih. Lapaar sekali, beras juga sudah habis. Sudah akhir bulan pula ketika itu. Pagi hingga siang waktu ku habis di laboratorium dengan 2 potong roti seharga 1000 dari warung. Bismillah dengan sisa tenaga, aku berangkat ngajar sore itu. Dan subhanallah, mama Syifa yang biasanya menghidangkan snack saja, kali itu beliau membelikan sate setelah belajar. Belum lagi ternyata hari itu adalah hari gajian. Alhamdulillaah, bahagiameter lansung 100% pulang dari ngajar, haha.
Beberapa hari lalu, aku ingin pacaran lagi, ingin sekali memiliki partner yang tanpa pamrih menemaniku mengerjakan skripsi. Namun Allah punya solusi lain. Allah kirimkan laron (partner ketika jadi officer di bisma) untuk bersama sama saling mem-push masing2 dalam mengerjakan skripsi. Tak perlu ada orang yang senantiasa di sini. Cukup si Laron yang sering mengingatkan dan saling mengingatkan Pekanbaru-Jogja untuk segera mengerjakan skripsi. Hanya saja, ada hati yang benar2 harus dijaga, karna komunikasi ini mungkin akan lebih intens dari sebelumnya. Hahaha aku tahu sih busuk2nya Laron dan riwayat cabangnyaa. Than we will be best partner on friend zone yeah Laron!
Eh ada suara jangkrik di sini, lama tak mendengarnya. Juga dengan menderu nya suara jangkrik, mulai terlantung adzan dari beberapa tempat. Aku sudah dipanggil sama kesayangan. See you next time pembacaa ..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar