Minggu, 27 April 2014

nice you

Sedih melepasmu pagi ini ..

Memandangi mobil merah yang kian menghilang di tikungan kompleks rumah mu. Ah ya, andai saja aku punya waktu luang untuk mengantarmu ke bandara seperti waktu-waktu lalu. Melihat burung besi yang membawamu ke ibu kota, dan melambai jauh ke atas walau kau tak dapat melihatku. Andai.

sudah lama semenjak kita tinggal satu atap dalam sebuah rumah kos yang sederhana. 6 bulan yang singkat. Namun juga 6 bulan yang dalam. 6 bulan yang membuat kita merajut persaudaraan ini erat dan lebih erat untuk waktu-waktu setelahnya. Walau kita tidak lagi satu atap, namun kita satu ikat. Dimana ada kamu, pasti ada aku. Dimana ada aku, pasti ada kamu. Kita sering bertengkar, kita sering berbeda pendapat. Tapi entahlah, kita tidak pernah tahan bertengkar untuk waktu yang lama.

Kita pernah bersama, menjadi pemimpi-pemimpi kecil di sebuah sekolah di sudut kota jogja. Kamu dengan mimpimu ke jerman, dan aku ke jepang. Masih ingatkah kamu, kita pernah berjanji, tidak lama lagi kita akan berkeliling eropa dengan kereta. Juga mengunjungi Tokyo Tower di negri sakura sana. Akhir tahun SMA menjadi waktu yang sibuk untuk mewujudkan mimpi kita. Dua kali aku gagal dalam test beasiswa ku. Tapi lihatlah, bahkan demi mewujudkannya kamu rela menunggu satu tahun untuk mengambil test mu, tiga atau empat kali aku lupa. Dan inilah, kamu mewujudkannya saat ini juga.

Besok malam (ketika tulisan ini dibuat), pukul 00.10 kamu akan terbang ke eropa membawa semua mimpimu, menjemput cita yang sudah di depan mata. Aku? Entahlah, aku masih di sini untuk saat ini. aku tak berani mengambil resiko. Aku harus menjalani hari-hari ini, kuliah di tempat ini. agar segera aku membuat orang tuaku terlepas dari beban menyekolahkanku. Aku tak bisa bersikeras dengan mimpiku yang kian menjadi kosong karna aku tak bisa bermain-main sekarang. Aku pun tidak mempunyai plan B untuk itu. Aku masih berharap semoga pendampingku kelak bisa membawaku kesana. Karna satu-satunya yang membuat orang tua ku tidak ridho adalah karena aku perempuan, dan tidak ada muhrim di negri itu.

Anyway, selamat jalan ichuug, salam manis dari upill manis untuk ichug manis :-)




Ini boneka dari memen, katanya ini miniatur aku, memen, dan rully. Kamu bawa ke sana kan? Jaga baik2 yaa