Selasa, 04 Agustus 2015

Secuplik dari Arsy Cinta


Oya, rada iri kan laki-laki dapet banyak bidadari? Terus kita gimana? Wahai saudariku, muslimah, ketahuilah bahwa BIDADARI ITU KAMU <3 <3 , bahkan wanita dunia lebih mulia dari bidadari surga karena amalannya selama di dunia. Kata pak juned (ustad) wanita dunia itu nanti jadi ratunya bidadari, hihi tp aku belum nemu hadis nya kalo itu. Ini aku kutip dari salah satu bab di buku Arasy Cinta, percakapan antara Rasulullah dengan Ummu Salamah (karena susah meringkasnya, aku re-write aja ya) :

“Ya Rasul, mana yang lebih utama, wanita dunia atau bidadari bermata jeli?” Ummu Salamah belum berhenti bertanya.

Beliau menjawab, “wanita-wanita dunia lebih utama dari pada bidadari-bidadari seperti kelebihan apa yang tampak dari apa yang tak terlihat”.

“Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?”

Karena shalat mereka, puasa, dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka. Tubuh mereka adalah kain sutra, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati. Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali. Kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahgialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya …” jawab Nabi mengakhiri (HR. Ath Thabrani).


WARNING!!
Kenapa aku nulis ini? Alasan utamanya adalah buat memotivasi diriku sendiri dan mungkin jika ada pembaca blog ku yg muslimah. Untuk apa? Untuk terus meningkatkan kualitas ibadah kita. Aku sadar, ibadahku masih belum apa-apa dibanding muslimah-muslimah lain, tp setidaknya selagi Allah masih memberi kesempatan untuk menghirup udara hari ini, berarti masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri.

Terus meng-upgrade diri dengan ilmu. Muslimah, ketika kamu belajar, apa yang kamu pelajari bukan hanya untuk generasimu, tapi untuk dua generasi. Suatu saat, kamu akan menjadi madrasah dan pendidik pertama generasi selanjutnya, anak-anakmu. :)
~ Karna Engkau Begitu Berharga ~

Sumber:
Lubis, Arif Rahman. 2015. Arasy Cinta. Jakarta: Qultummedia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar