Rabu, 16 Mei 2018

Resign

Satu kata yang sedang hits di beberapa teman terdekatku. Sempat ada pendapat “ngapain kerja kalo ngga nyaman, ga usah diterusin kalo kamu ditekan terus” dsb. Segala slentingan negatif yang tidak sepenuhnya ingin ku dengar. Memang, ada benarnya perkataan mereka. Namun aku lebih banyak tidak setujunya dengan pendapat itu.

Mau bekerja di manapun pasti ada masalah. Kalo tidak dihadapkan banyak masalah, buat apa perusahaan membayar mahal kita? Setara, apa yg kita usahakan dan apa yang kita dapatkan. Aku pernah di posisi mereka. Dimana aku mencari banyak suara untuk mendukungku resign. Tapi, sudahlah, tidak ada salahnya mencoba hal baru, bertahan sedikit lebih lama, hingga kita terbiasa dg rasa sakit ada, menjadi pribadi yg lebih tangguh. Yaa seperti soal ujian lah, untuk naik ke kelas selanjutnya kita harus mengerjakan ujian bukan? Kita lulus, berarti kita naik kelas. Sama juga, kita lulus memecahkan masalah, kita tidak akan pernah sama dg diri kita di hari kemarin, satu kelas kedewasaan telah kita lampui.

Baiklah, jangan samakan beban seseorang dg org lain. Baik itu di perusahaan yang sama, maupun berbeda. Aku yakin kawan, cuma kamu yg paham seberapa berat beban yg kau tanggung saat ini. Namun  bolehkah aku memintamu melihat cermin di depan (berkaca ke belakang), apa yg telah kau lampaui di belakang sana, tak bisakah bertahan sejenak, atur strategi, dan selesaikan. Bukannya lari dan pergi.

source: konsultasisyariah.com
Sudah basi, namun aku hanya ingin mengingatkan mengenai perumpamaan arang dan intan. Sama-sama tersusun dari rantai karbon yg sama, namun memiliki nilai yg jauh berbeda. Intan telah melalui proses tekanan yg sangat tinggi, sedangkan arang hanya dengan panas biasa. Kuatlah untuk menjadi intan sobat :)

Pesanku, jangan terjun tanpa rencana. Ketika rencanamu matang, silahkan, resign bisa menjadi awal baru untuk jenjang karir yg lebih baik di perusahaan lain nanti. Tp ketika kamu tak memiliki rencana, ku harap, kamu pikirkan ulang. Pertama, karena kondisi perekonomian indo saat ini, bernar2 tidak mudah mencari pekerjaan. Kedua, waktu semakin berjalan, dan usia mu tidak berhenti (kamu semakin berumur). Semakin susah mencari kerja di usia yg tidak lagi muda.  Ketiga, apa iya di tempat baru nanti kamu tidak akan menemukan masalah yg sama? Kita tak bisa memastikan bukan?

Bisa jadi, ketika kamu mampu menyelesaikan segala ketidaknyamanan saat ini, karirmu semakin menanjak. Ingat, ketika kamu lulus suatu ujian, kamu tidak akan menjadi pribadi yg sama lagi. Kamu semakin indah dan berkilau.

Oke, aku tidak memaksa, tulisanku di atas terlalu subjektif di satu sisi. Peace. Setidaknya izinkan aku menyampaikannya padamu melalui tulisan ini sobat. Harapanku tetap, sukses selalu jalan apapun yg kamu piliih :)


Bandung 16 Mei 2018

Spesial untuk Mak Stella

Tidak ada komentar:

Posting Komentar