Kamis, 24 Maret 2016

Wasiat buat adek" ku

Halo dek, ketika aku menulis ini, aku sedang berada di semester 6 di perkuliahan Prodi Gizi Kesehatan. Aku menulis ini tiga hari sebelum kalian menghadapi ujian tengah semester. Dan, apa yang aku rasakan? aku semacam terharu, karena aku sampai pada titik ini. Titik dimana semua sejenak beristirahat.

Semester 6. Semester dimana perkuliahan hanya ada 4, blok asuhan gizi klinis, blok pelayanan gizi institusi, epidemiologi, dan matakuliah pilihan (gizi olahraga). Semua serasa melelahkan, semua serasa menjemukan. Dimana kalian bukan hanya duduk dan mendapatkan kuliah pakar, namun tutorial, praktikum lab, praktikum lapangan, dan segudang tugas yang akan menemani malam-malam kalian.

Setiap malam, kalian akan terjaga untuk membaca jurnal demi jurnal melengkapi laporan kalian. Atau, buku demi buku untuk disusun dalam laporan asuhan gizi. Atau kegalauan menentukan diagnosis gizi. Atau, memutar otak untuk membuat manajemen menu atau asuhan klinis pasien. Tak lupa, menguras seluruh tenaga dan waktu memahami jurnal untuk telaah kritis. Epidemiologi.

Epidemiologi. Tak jarang aku mendengar teman-teman hingga mengalami semacam "trauma". Ketika tombol power laptop terpencet, tanpa sadar tangan ini akan mengarahkan pada suatu folder bernama "epidemiologi". Sungguh berat tugas satu ini. Aku pribadi hampir meneteskan air mata ketika harus mengerjakannya dengan deadline yang menunjukan h-beberapa jam. Hari ini, tutorial terakhir, tutorial terberat yang harus ku jalani, terutama karena dosen pengampunya cukup "killer". Dan. Hari ini melewatinya.

Jalani dek. Jalani. Bahkan ketika kamu sudah tidak sanggup lagi. Ambil wudhu. Kerjakan semaksimal kemampuanmu. Kerjakan bahkan ketika tanganmu sudah tak tahu apa yang akan kamu tulis. Entah seperti apa kemampuanmu. Mungkin kemampuanmu lebih dariku. Untuk aku pribadi, aku membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami. Percaya, bahwa kamu bisa menyelesaikannya. Percaya, Tuhan tidak akan memberikan beban diluar kemampuan kita. Dan lihatlah, aku masih hidup sampai detik ini.

Setidaknya, bersyukurlah kalian telah melewati cobaan seberat laporan IBM dan AZG, atau biokimia, atau teknologi pangan. karena laporan-laporan itu akan membuat kalian lebih tangguh untuk melewati semester 6.

Sekarang, aku sedang berada di tengah semester. Bukan berarti sudah tidak ada lagi beban di semester ini (3 laporan gizi olahraga siap menunggu).  Hanya saja, di titik ini aku baru dapat berpikir jernih. Berpikir untuk bersyukur. Berpikir untuk memililiki kekuatan lebih dan lebih untuk menghadapi tangangan kedepan, yang seperti kata kakak-kakak kelas, badai akan semakin keras menerjang. Siapkan perbekalan, dan hadapi.

Selamat menikmati hari-harimu di gizi :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar