Jatuh, bangun lagi, ditekan, bangkit lagi, ada masalah, selesaikan lagi. Yah begitulah, namanya juga sedang bejuang. Bongkahan emas juga merasakan kesakitan ketika dipilah kemurniannya dengan api bersuhu tinggi, dilelehkan dengan panas luar biasa, dan dibentuk dengan indah yang akhirnya menghiasi etalase-etalase mahal. Dari sebelumnya hanya tanah yg terinjak-injak, atau hanya material yg tak dianggap diantara timbunan material lain di bumi, menjadi sesuatu bernilai tinggi, tak sedikit pengorbanan yg harus dialami si emas bukan?
Yaa begitulah, masa depan adalah milik mereka yang menyiapkan hari ini. Jadi, dipukul berkali-kali dengan tekanan dan masalah, its okay, masih bisa senyum. Toh badai ga akan selamanya singgah. Akan ada masa damai aman tantram dan menyenangkan. Haha
Namanya juga kerja, diantara 30 hari dalam 1 bulan, pasti ada saja satu momen low yang sangat low sampai terfikir untuk menyerah. Kalo sudah begitu, hanya 2 kontak di HP yang bisa recharge. Sharing dengan ortu dan mas faiq. Diskusi beberapa menit, tanang, dan kembali lagi berpikir jernih. Mau kerja dimanapun, dengan lingkungan seperti apapun, pasti kita menghadapi saat-saat dimana resign adalah pilihan menarik. Di saat seperti itu, diam dulu, cari tempat curhat positif, jangan langsung ambil keputusan dalam keadaan "panas". Ingat kembali apa tujuan utama kita bekerja. Dan everything is under control ketika kita menyelesaikan masalah dengan kepala dingin ^^.
Ngene lho kerjo, apa yang kita dapatkan akan sesuai dg apa yg kita kerjakan. Penuh tekanan, masalah, iya, tapi coba tengok akhir bulan ketika gajian, Hahaha. Satu lagi, kerja di tempat penuh tekanan dan masalah akan membuat kita semakin berkembang dari hari ke hari. Kamu hari ini akan sangat berbeda dengan kamu di bulan depan. Karna otakmu terasah, kedewasaanmu teruji. Jadi tujuan lain selain salary? Itulah aktualisasi diri dan karir :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar