CERMIN
Hutan rimba ……. hutan rimba
Padang lalang ….. padang lalang
Ku susuri jalanan jauh ……… jalan jauh
Panas terik, hujan berangin
Majulah ayo maju ayo maaaju
Haram patah …. Haram patah
Hati kami …… hati kami
Karena teeerlaaatihnyaaa
KSE
tetaplah jaya
Untuk
slama lamanya
It
doesn’t matter what the text is literary mean. But I feel some power when my
heart singing that song. From last night, I’ve got some sick because of
another people word. But, it’s okay haram
patah hati kami karena terlatihnya . . .
Evaluasi.
Sesuatu yang tentu tidak menyenangkan. Bahkan justru menyakiti hati, jujur
saja. Tapi biarlah, biar sakit, biar pahit, semua harus diterima dan menjadi
bahan pembelajaran ke depan. Banyak hal yang terpatri dalam benakku semenjak
pelatihan Indofood di camp 2 lalu. Salah satunya, menggeser kuadran kepribadian
semua ke kuadran 1. Lihat ini:
|
|
Kuadran
Orang Lain
|
||
|
Kuadran
Diri
Sendiri
|
|
tahu
|
Tidak tahu
|
|
tahu
|
I
|
II
|
|
|
Tidak tahu
|
III
|
IV
|
|
Kata
pak Phutut, paling baik adalah menggeser semua ke kuadran 1. Meskipun, aku
masih memiliki kuadran 2 yg belum berani sepenuhnya menjadi kuadran 1. Tapi, evaluasi
dari tadi malam hingga pagi ini menyadarkanku akan satu hal. Yaitu kuadran 3.
Dimana orang lain tahu dan aku tidak tahu. Itu lah fungsinya evaluasi, cermin,
dan refleksi. Aku baru sadar, dan aku merasa tertampar akan hal itu.
Aku
tidak disiplin, dan suka menyepelekan sesuatu. Aku juga tledor. Sedikit banyak
aku diingatkan mengenai hal-hal itu. Dan, kata pak Joseph Bataona direktur HR
Indofood, “be yourself”, jadilah
dirimu sendiri. Aku menyadari akan kekuranganku. Dan aku menerimanya. Selanjutnya
“and be better everyday”, dan jadilah lebih baik dari hari ke hari.
Aku
sadar dan aku akan berusaha. Ini adalah 3 Mei. Hari ke-3 cerminku. Bismillah, aku
akan berusaha, semoga esok lebih baik. !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar