Senin, 02 Mei 2016

Cermin


CERMIN
Hutan rimba …….  hutan rimba
Padang lalang ….. padang lalang
Ku susuri jalanan jauh ……… jalan jauh
Panas terik, hujan berangin
Majulah ayo maju ayo maaaju

Haram patah …. Haram patah
Hati kami …… hati kami
Karena teeerlaaatihnyaaa

KSE tetaplah jaya
Untuk slama lamanya

It doesn’t matter what the text is literary mean. But I feel some power when my heart singing that song.  From  last night, I’ve got some sick because of another people word. But, it’s okay haram patah hati kami karena terlatihnya . . .

Evaluasi. Sesuatu yang tentu tidak menyenangkan. Bahkan justru menyakiti hati, jujur saja. Tapi biarlah, biar sakit, biar pahit, semua harus diterima dan menjadi bahan pembelajaran ke depan. Banyak hal yang terpatri dalam benakku semenjak pelatihan Indofood di camp 2 lalu. Salah satunya, menggeser kuadran kepribadian semua ke kuadran 1. Lihat ini:


Kuadran Orang Lain


Kuadran
Diri
Sendiri


tahu
Tidak tahu
tahu
I
II
Tidak tahu
III
IV

Kata pak Phutut, paling baik adalah menggeser semua ke kuadran 1. Meskipun, aku masih memiliki kuadran 2 yg belum berani sepenuhnya menjadi kuadran 1. Tapi, evaluasi dari tadi malam hingga pagi ini menyadarkanku akan satu hal. Yaitu kuadran 3. Dimana orang lain tahu dan aku tidak tahu. Itu lah fungsinya evaluasi, cermin, dan refleksi. Aku baru sadar, dan aku merasa tertampar akan hal itu.

Aku tidak disiplin, dan suka menyepelekan sesuatu. Aku juga tledor. Sedikit banyak aku diingatkan mengenai hal-hal itu. Dan, kata pak Joseph Bataona direktur HR Indofood, “be yourself”, jadilah dirimu sendiri. Aku menyadari akan kekuranganku. Dan aku menerimanya. Selanjutnya “and be better everyday”, dan jadilah lebih baik dari hari ke hari. 

Aku sadar dan aku akan berusaha. Ini adalah 3 Mei. Hari ke-3 cerminku. Bismillah, aku akan berusaha, semoga esok lebih baik. !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar