SuperBedjo
2013
Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
...
berbeda dari biasanya. Aku merasakan
getaran hebat ketika lagu itu dilantunkan. Indonesia. Tempat aku dilahirkan.
Tempat aku berdiri saat ini. Dengan berpuluh-puluh orang hebat di belakangku.
Para calon pembangun bangsa. Dan empat orang hebat, pendiri kegiatan ini.
Sungguh sesuatu yang berbeda.
Aku
sering aktif di beberapa organisasi. Namun dengan partner-partner yang berbeda
visi dengan ku. Mereka yang berprinsip "Jangan sampai sekolah mengganggu
organisasi". Aku tak mengelak ketika mereka mengatakannya. Namun
aku pernah berkata pada diriku sendiri "Suatu saat, aku ingin punya
perkumpulan yang mengedepankan pendidikan dan masa depan yang cerah,
mereka-mereka yang membangun bangsa ini dengan intelektual mereka, meskipun itu
bagai punuk merindukan bulan, tidak ada channel ke sana". Dan semua itu
menjadi nyata. Aku dan semua orang di ruangan ini.
Entah
karena faktor X apa mereka menerima ku sebagai salah satu bagian dari mereka.
Padahal ada banyak temanku yang lebih pantas. Aku menjadi anak didik
SuperBedjo. Salah satu program KSE Guyub Rukun UGM. Rasanya seperti mimpi
ketika aku menerima sebuah pesan yang berisi ketergabunganku dalam program ini.
Aku merasa satu langkah lebih dekat dengan mimpi ku. Aku merasa ada jalan untuk
menjadi seorang dokter :).
SuperBedjo
memberikan bimbingan SNMPTN gratis kepada siswa-siswa SMA/MA. Dari 113
pendaftar, kami terpilih sebagai 15 orang siswanya. SuperBedjo merupakan
program dibawah asuhan KSE UGM. Basecamp kami di rumah Karjo, sebuah rumah
kontrakan kecil dengan cat hijau muda melingkupi seluruh dindingnya. Kecil dan
sederhana, ruang utama saja terkadang tidak muat untuk pertemuan semua anak
SuperBedjo, hehe.
Satu
hal yang membekas di benakku pada launching itu adalah pesan dari pak Dodi,
salah satu pendiri beasiswa Karya Salemba Empat.-- Beliau dengan tiga pendiri
lain saat ini telah memberi dan menyalurkan beasiswa bagi 1700 mahasiswa di 13
Perguruan Tinggi di Indonesia. Bermula dari Jalan Karya Salemba Empat tempat
mereka kos ketika masih menjadi mahasiswa UI. Bermula dari 3orang mahasiswa
yang mereka biayai. Dan sekarang ketika masing-masing mereka telah menjadi
"orang" di Indonesia ini.-- Aku berjabat tangan dengan beliau, dan
pesan beliau "Belajar yang RAJIN ya". Dalam hati "Iya pak,
saya akan belajar yang rajin, dan saya akan menjadi salah satu penyumbang
beasiswa di KSE ini 20 tahun lagi :D"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar